Jumat, 16 November 2012

Emo & Screamo (Emotional Hardcore)


MOSS ICON

Rites of  Spring
Emo musik adalah musik yang sebagian besar berevolusi daripost-hardcore/hardcore punk.
Emo musik dideskripsikan tentang perasaan kita dan bagaimana mengeskpresikannya. Itu ditunjukkan dengan emo band yang bernyanyi dengan teknik scream (brteriak), tentang berbagai permasalahan yang ada di dalam hidup mereka. Vokal dengan scream ini biasanya dilatar belakangi oleh suara gitar yang agresif dan ketukan drum yang berat, ini mengingatkan akar dari emo musik itu sendiri yaitu post-hardcore. Emo sebagai genre musik telah melembek setelah beberapa tahun sejak kemunculannya dan sekarang telah kehilangan identitas rocknya dengan lyric yang emosional.Emo beberapa saat setelah kemunculannya dan deskripsi emo yang umum / style
Sejarah emo music masih dalam perdebatan hingga kini. Emo lahir di pertengahan 1980, sebagai musik turunan dari hardcore punk yang bertempatkan
di Washington, D.C. istilah emo sendiri berasal dari kata "emotional hardcore." Kebanyakan berpendapat emo genre dimulai tahun 1984, ketika band rites of spring mulai muncul di Washington, D.C.
Band ini dan band emo pertama lainnya seperti Embrace(Ian Mackaye, Minor Threat) menghilangkan image harcore punk rock mereka dengan menambahkan intuisi extrim yang menekankan pada emosi yang keras. Dengan beat drum punk dan distorsi gitar yang berat vocal yang melodic, dan suara yang dinamic antara keras/lembut. vocal menjadi dramatic dan saat lagu mencapai klimaks biasanya vocal akan mengeluarkan scream, growl, atau desahan. Emo band ini berubah dari lagu yang penuh kemarahan tentang pemberontakan ke lagu tentang perasaan hati, seperti kesedihan, cinta dan kesedihan di dalam lyric mereka.Musik menjadi lebih dramatic, membawa pendengarnya mengikuti alur yang naik dan turun dengan lyric yang constan merefleksikan pada patah hati dan kesedihan. Pada saal itu merupakan suatu hal megejutkan bahwa band seperti Rites of spring membuat lyric yang emosional, dan mengekspos diri mereka dan perasaan mereka.Memakai suara yang kencang dan lembut, merefleksikan mood penyanyinya berubah antara patah hati, kemarahan, dan kebingungan adalah mungkin perbedaan antara emo dan tradisional punk musik. sebelum emo, hampir semua musik punk menggunakan suara yang konstan dibalut dengan rhythm guitar. Emo lebih sering memotong rhythym gitarnya secara tiba-tiba, lebih mengutamakan beat yang tidak beraturan dibalut dengan melody yang variatif.

Setelah pengenalan Rites of spring di Washington, D.C. underground scene, emo menjadi semakin diterima dan banyak yang mengcopy image emo. Musim panas pada tahun 1985 yang disebut "Revolusi musim panas" ketika musik new wave dengan tempo rock, berbasiskan melody band tampil di DC punk scene dengan bermacam-macam suara rock.
Setelah Rites of spring, bands selanjutnya yang membuat dampak besar terhadap emo adalah Moss icon yang menggabungkan lyric patah hati dengan energi punk yang tradisional. Moss icon memotong elemen emo kepada intinya dan menambahkan gitar melodi dengan fokus pada suara dinamic yang lembut/keras. Vokalnya membuat gebrakan baru dengan Screaman yang panjang pada klimak lagu lagu.

Awal Screamo

Pada akhirnya, emo membuat beberapa band menjadi lebih bereksperimen di dalam lagu yang mereka tulis. Dengan penyebaran emo keluar dari DC , banyak hardcore punk scene mengadopsi emo.

Di San diego, band seperti Drive like jehu, Saetia, dan The swing kids menjadi lebih agresif dari emo, yang kemudian disebut "Screamo". bagaimanapun semua emo mempunyai hal yang penting yaitu mengekspresikan diri sendiri.

Emo second Wave(Indie Emo) Ke Emo Zaman Sekarang

Pada tahun 1987, Mckaye dan Rits frontman Guy Picittio menampilkan fugazzi. Fugazzi inilah yang meginspirasikan Emo second wave.

Emo wave yang pertama mulai muncul setelah pergerakan emo memisahkan diri dari akar hardcorenya. pada awal '90an, sebuah band melodic punk baru seperti Jawbreaker dan smiam mulai untuk memasukkan emo ke musik mereka.

Pada pertengahan 90an, emo mulai merefleksikan indie scene yang terinflues oleh Fugazzi. band-band seperti 'texas is the reason' dan band seattle 'Sunny day Real Estate' memperkenalkan emo dengan gaya indie rock, lebih halus daripada pendahulunya.

Seiring perjalanannya major record industri mulai memperhatikan. Sampai saat ini Emo mulai mendapatkan berbagai macam definisi tentang emo, dengan celah kontradiksi dan banyak terdapat kebingungan.

Screamo of Today

Bagaimanapun, "Emo" tidak hanya dideskripsikan oleh penjelasan diatas. Banyak sekali band-band baru yang telah memiliki musik yang lebih dinamik dan lebih luas, dengan lebih fokus ke vokal yang dinamik dan dramatik. Band-band ini sering menyebut dirinya sebagai "Screamo". Screamo adalah sub genre dari Emo, Screamo adalah pilihan musik yang sama sekali baru untuk subcultur yang baru yang dikenal dengan "scene". Semuanya memang membingungkan!

Banyak band-band baru yang mengkombinasikan suara screamo yang dinamik dengan post emo yang lembut dan menambahkan elemen lain.

Emo Musik sebagai sebuah bentuk telah mendominasi musik sekarang. Rock scene yang sekarang telah banyak mengambil unsur emo keadalam musik mereka. Mengingat, bahkan di masa lalu, istilah emo telah digunakan untuk mengidentifikasikan variasi band yang luas. Istilah "Emo” mulai ditinggalkan karena genre musik sudah tidak spesifik lagi.
Berikut ini adalah band tanah air yang mengusung aliran musik SCREAMO :

Band Killing Me Inside (Killms) adalah band bergenre Modern Rock / Emo yang dibentuk pada awal tahun 2006 dengan personilnya, yaitu : Sansan sebagai vokalis, Raka dan Josaphat sebagai gitaris, Onadio sebagai bassis dan Rendy pada drum. Pada pertengahan '08, Raka (gitaris) Killing Me Inside terpaksa mengundurkan diri untuk bergabung dengan band lain (Vierra) karena beberapa alasan. 


LAST KISS FROM AVELIN
Hometown: , ID
Genres: Rock / Alternative Rock / Post Hardcore
Label: Richroom Record
Members: Iep – Vocal, Kautsar – Keys Back Vocal, Kumank – Lead Guitar, Rezky – Bass, Geovanny – Guitar, Gerry – Drum




Tidak ada komentar: